ANGIN
KALA ANGIN BICARA
(Sholikhatin)
Kulihat bintang-bintang tersenyum saksikan hembusan
lembut angin malam
Detik-detik waktuku berlalu, tak jemu aku memandang
untaian sinarnya bersama rembulan
Detak-detak jantungku berdenyut selalu, Hati dan
pikiran menjadi satu
Ingin ku ungkapkan di bawah purnama ini
Rindu yang tercipta dari jarak dan waktu, menyusuri
lorong kegelapan dalam diam
Aku terdiam menatap butir demi butir air mata langit,
bersahutan dengan siulan angin malam yang kian lama terdengar sesak
Tiada tutur terucap dari lisanku, ada bagian yang
sakit dalam tubuhku
Ada sesuatu yang tak mampu ku jelaskan rasanya
Biarlah...
Lewat angin kusampaikan Doa penuh pengharapan
Biarlah...
Aku mengurungnya dalam balutan waktu yang tak
terhitungkan
Meskipun dekat dan mampu ku lihat
Cahaya itu tak dapat ku raih, namun cahaya itu pergi
begitu saja
Tinggal aku disini, bersama duka hati, menggema,
mengusik di relung hati
Akan aku terima apa adanya, hingga menunggu goresan
takdirNya
sangat dibutuhkan kritik dan sarannya untuk saya, baik dari segi tulisan maupun yang lain
BalasHapus