Kado Terindah


Bait kata tak pernah teruntai dalam irama pena
Namun terbesit niatan untuk bercerita
Dengan kertas jingga...

Ku rangkai niat hati yang berbunga                                
Tak mampu memberi lebih dari yang dikau bayangkan                               
Dengan kertas jingga....         
                    
Tulus pengharapan ku berikan                                
Sekejap kataku tersedak fatamorgana yang berserakan
Hadiah terbaik,terburuk, atau apa 
Atau gemerlap lilin-lilin 
Atau manisnya kue tart \
Aku tak tahu                                

Ruang dan waktu selalu bergandengan                                
Oh Tuhan harapan ini ku yakinkan                                
Biarlah semua perlahan                                
Hanyut dan mengalir
Menembus ribuan dinding waktu
Bersama cahaya yang tak bisa ku miliki
Dan isyarat sehalus angin malam
Hanya dengan kertas jingga, ku hadiahkan prosa terindah 
Bengkulu,03 februari 2017


Komentar

  1. sangat dibutuhkan kritik dan sarannya untuk saya, baik dari segi tulisan maupun yang lain

    BalasHapus

Posting Komentar