LENTERA HATI



Daun yang jatuh mengisyaratkan, kehampaan hati yang kosong.
Tak terisi oleh cahaya petunjuk, sirna di keheningan.
Sempat  terlintas penyesalan dalam diri, menggelayuti
Membunuh sesal dalam kata, merangkai jalan kebaikan
Kini pintu telah terbuka,masuk dan rasakan keajaibannya.
Bulan pengampunan mengetuk relung hati.
Menyapa diri dalam sepi.
Membayangkan bila nafas terhenti,
Apakah mampu diri ini untuk lari.
Membayangkan yang telah lalu,
seakan menghapus memori kenangan menyakitkan.
Permintaan hati tak sejalan dengan iringan langkah,
kini suratan kehidupan terukir dalam indahnya cahaya kasih.
Mungkin takdir menyapa di balik rimbunan penyesalan
Nanti,setelah hati lelah untuk merasa.

Bumi Raflesia, 13-09-2018

Komentar

  1. sangat dibutuhkan kritik dan sarannya untuk saya, baik dari segi tulisan maupun yang lain

    BalasHapus

Posting Komentar